PARIS – Bapak LCD dunia yang juga telah memenangkan Nobel Fisika tahun 1991, Pierre Gilles de Gennes meninggal dunia pada Selasa 22 Mei kemarin.

De Gennes yang berusia 74 tahun pernah dinobatkan sebagai penerima Nobel Fisika atas penemuan liquid crystal dan Polymer. Penobatan itu secara tidak langsung juga memposisikan dirinya sebagai “Isaac Newton” abad ini. Bahkan Presiden Nicolas Sarkozy menggambarkan de Gennes sebagai ilmuwan terbaik yang dimiliki Prancis. Perdana Menteri Francois Fillon pun memuji Gennes sebagai pribadi murah hati yang memberikan banyak kontribusi untuk kemajuan penelitian di Negara tersebut.

Lahir di Paris, 1932, de Gennes menyelesaikan kuliahnya di sekolah elit Ecole Normale Superieure School. Pertama kali bekerja sebagai seorang ahli magnet dan penyebaran neutron lalu berpindah ke perusahaan supraconductor dan terakhir bertanggung jawab pada pekerjaan yang berhubungan dengan liquid crystal, sampai akhirnya menemukan LCD atau display layar dengan menggunakan teknologi liquid crystal.

“Suatu hari, kita akan dapat menciptakan sebuah pesawat yang terbuat dari perekat lem dibanding harus menggunakan paku. Namun permasalahannya adalah kita tidak pernah mengerti bagaimana lem dapat berinteraksi dengan permukaan yang dilekatkannya,” kata dia saat melakukan konferensi di Scotland tahun 2002 lalu.
Tapi sekarang de Gennes telah berpulang. Ide dan karyanya akan selalu dikenang di dunia ilmu pengetahuan. Selamat jalan de Gennes.