Handphone merupakan salah satu alat komunikasi. Saat ini perkembangan handphone sangatlah pesat hampir setiap bulannya selalu keluar model-model baru dari setiap merek handphone, bahkan sepertinya handphone ini menjadi sebuah kebutuhan pokok setiap orang. Namun disisi lain banyak pula kerusakan yang terjadi pada handphone, dan disisi lain pula kurangnya teknisi handphone dilapangan.
Dalam tugas akhir ini, penulis akan mencoba menjelaskan bagaiman cara paling mudah dan sederhana dalam menindak lanjuti kerusakan software dan hardware pada handphone, sehingga kerusakan yang terjadi tidak menjadi parah melainkan dapat teratasi.
Adapun hasil akhir yang diharapkan dari perbaikan kerusakan software dan hardware pada handphone ini adalah agar setiap orang yang mempunyai handphone mampu melakukan pertolongan pertama terhadap handphonenya sendiri apabila terjadi kerusakan, misalnya kena air, hang, handphone bisu, dan lain sebagainya.
Sebab bagi seorang dokter, kalau sudah tahu penyakitnya dan penyebabnya, maka gampang tinggal dicari obat yang cocok saja. Jadi anggap saja, dengan membaca informasi ini kita belajar menjadi dokter handphone. Setidaknya untuk handphone sendiri.

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sejalan dengan perkembangan teknologi modern yang berkembang sedemikian pesat, dimana telah di gunakannya berbagai perangkat elektronika untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai tuntutan zaman, hampir setiap saat dan dimana pun kita barada selalu berhadapan dengan hal-hal yang berbau elektronika.
Dalam dunia kerja, keterampilan elektronika sangat bisa dimanfaatkan karena masalah elektronika berkaitan erat dan menunjang dengan bidang lainnya seperti bidang medis, transportasi, militer, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu dengan menguasai ilmu elektronika berarti dapat berkecimpung dalam bidang apapun, termasuk hal yang saat ini sedang berkembang dikalangan masyarakat adalah perangkat komunikasi.
Komunikasi pada dasarnya adalah pertukaran informasi antara yang satu dengan yang lainnya. Informasi yang dimaksud disini adalah sinyal suara atau percakapan.
Dengan kemajuan teknologi, kemampuan komunikasi lebih dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan, diantaranya adalah sebuah handphone.
Sistem kerja pada handphone itu sendiri adalah gabungan berbagai unsur yang saling berintegrasi yang dipadukan untuk mencapai suatu sasaran yang menyeluruh. handphone adalah suatu alat elektronik yang mempunyai beberapa komponen yang dirangkai dengan beberapa rangkaian yang terintegrasi pada suatu sistem.
Pada dasarnya handphone dibagi menjadi tiga (3) system yaitu:
1. System basband ( daerah ponsel bagian bawah ).
Pada system ini terdapat beberapa fungsi diantaranya :
a. Distribusi power
Berfungsi untuk melakukan penyebaran, pembagian, dan pengaturan power ( voltage ) kebeberapa komponen. Ini menjadi tugas penting dari IC Power yang terdapat pada Basband.
b. Power UP and Down
Ketika switch on-off diaktifkan, maka hal akan mengaktifkan sinyal menuju IC CPU dan IC Power yang berada pada basband.
c. Control Audio
Suatu bagian yang bertugas mengontrol fungsi – fungsi audio, seperti mic dan speaker baik eksternal maupun internal.
d. Memori
Bagian pada basband yang menyimpan data – data program yang terdiri dari MCU, PPM, dan EEPROM.
2. System RF.
Suatu system yang berhubungan dengan radio frequensi dan proses penerimaan, pengolahan dan pengiriman sinyal, terdiri dari :

a. System penerima / Receiver ( RF )
Suatu bagian yang terdiri dari antenna, switch antenna, RF signal processor, beberapa komponen filter dan penguat yang berfungsi sebagai penerima sinyal.
b. System pengirim / Transmitter ( TX )
Suatu bagian yang berfungsi pengirim sinyal yang terdiri dari RF signal processor, beberapa komponen filter, penguat PA, switch antenna dan antenna.
c. Pembangkit frequensi
Suatu pembangkit frequensi dan pembuat frequensi yang terdiri dari VCO, Crystal Oscillator, dan RF signal processor.
3. System UI ( User Interface ).
Suatu system yang berhubungan langsung dengan pamakai handphone baik dengan melihat (tampilan dan cahaya), mendengar secara langsung (dering) maupun menyentuhnya (menekan dan bergetarnya), diantaranya :
a. LCD (sebagai tampilan layer),
b. Kipet,
c. Power key (Switch on-off),
d. Sistem pencahayaan,
e. UI switch (terdiri dari control Led, control buzzer, getar) mengontrol led menyala dan mati, mengatur kapan dering harus bunyi, dan mengontrol kapan vibrator harus bergetar dan diam.
Rangkaian TX dan RX terdiri dari 5 bagian, yang masing – masing mempunyai fungsi tersendiri.

1. Antenna,
2. Switch antenna,
3. IC PA ( power amplifier),
4. IC IF (IC Haggar),
5. IC Audio (IC Cobba).
Namun disisi lain handphone sangat sensitive dengan kata lain sering terjadi kerusakan baik dari software, hardware, maupun software dan hardware.
Oleh sebab itu berdasarkan uraian diatas, penulis mengambil judul “CARA MUDAH MEMPERBAIKI KERUSAKAN SOFTWARE DAN HARDWARE PADA HANDPHONE “.

1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang permasalahan diatas, maka dapat dikemukakan masalah-masalah yang ada adalah:
a. Bagaimana cara menjalankan program flashnya ?
b. Apa saja alat yang dibutuhkan untuk memperbaiki kerusakan hardware atau software ?
c. Bagaimana langkah-langkah dalam memperbaiki kerusakan yang terjadi pada software atau hardware ?
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah :
a. Mampu untuk menjalankan program flash.
b. Mampu melakukan perbaikan pada handphone yang rusak pada software atau hardware bahkan handphone yang mati.
c. Penelitian yang telah dilakukan ini dapat dibuat modul untuk keperluan praktikum.

1.4 Pembatasan Masalah
Untuk lebih fokus dalam penyelesaian masalah ini, penulis mencoba membatasi pembahasan pemecahan masalah agar lebih terarah, memperbaiki kerusakan software dan hardware pada hendphone ini hanya pada perbaikan kerusakan pada software dan hardware.
Perangkat yang digunakan untuk perbaikan software adalah menggunakan UFS 3 Tornado dengan tujuan agar dapat dipakai oleh semua jenis handphone.

1.5 Sistematika Penulisan Laporan
Sistematika penulisan laporan yang dipakai dalam penyusunan Tugas Akhir ini meliputi tahap-tahap sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini merupakan bagian awal yang terdiri dari latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, batasan masalah, dan sistematika penulisan dari tugas akhir.
BAB II LANDASAN TEORI
Bab ini berisi tinjauan pustaka atau teori-teori yang relevan dan terkait yaitu sebagai dasar argumentasi dalam mengkaji persoalan untuk mendapatkan jawaban yang dapat diandalkan. Tinjauan pustaka memuat hal-hal seperti deskripsi teoritis, kerangka berfikir tentang kaitan variabel yang terlibat dalam penelitian yang digunakan.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
Bab ini memuat langkah-langkah yang akan dipergunakan untuk menyelesaikan masalah, meliputi identifikasi masalah dan tujuan pemecahan masalah, pengumpulan dan pengolahan data.
BAB IV PEGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
Bab ini berisikan kumpulan data yang berkaitan dengan hasil penelitian terhadap objek yang diteliti dalam tugas akhir, serta pengolahan data.
BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN
Menampilkan hasil pengetesan kerusakan kinerja sistem dan perbaikan pada sistem secara keseluruhan.
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
Pada bab terakhir ini berisi kesimpulan secara keseluruhan pelaksanaan tugas akhir yang dibahas berdasarkan pengamatan terhadap gejala yang terjadi permasalahan dan saran yang berkaitan dengan pengembangan sistem sehingga menjadi lebih baik dimasa yang akan datang.